Zig Bee






Zigbee merupakan paduan dari kata zig yang berarti gerakan zig-zag, dan bee yang artinya lebah. 


Zigbee memiliki sifat komunikasi yang mirip dengan sifat komunikasi diantara para lebah yang melakukan gerakan – gerakan tak menentu dalam menyampaikan informasi adanya madu dari satu lebah ke lebah yang lain.
ZigBee adalah suatu spesifikasi standar dari IEEE 802.15.4 untuk komunikasi data pada alat konsumen pribadi maupun untuk skala bisnis. ZigBee didesain dengan konsumsi daya yang rendah dan bekerja untuk jaringan personal tingkat rendah. 
Perangkat ZigBee biasa  digunakan untuk mengendalikan sebuah alat lain maupun sebagai sebuah sensor yang wireless. ZigBee memliki fitur dimana mampu mengatur jaringan sendiri, maupun mengatur 
pertukaran data pada jaringan.


Teknologi yang memenuhi spesifikasi dari ZigBee adalah perangkat dengan pengoperasian yang mudah, sederhana, membutuhkan daya sangat rendah serta biaya yang murah jika dibandingkan dengan WPANs lainnya, yakni Bluetooth. ZigBee fokus pada aplikasi Radio Frequency (RF) yang membutuhkandata tingkat rendah, baterai tahan lama, serta jaringan yang aman. 
 Protokol ZigBee ditujukan untuk digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan kecepatan data dan konsumsi daya yang rendah. Fokus ZigBee beberapa tahun terakhir adalah untuk menetapkan tujuan umum dari jaringan mesh, yang murah dan dapat dengan sendirinya terorganisir, yang kemudian dapat digunakan untuk pengawasan dalam bidang industri, penginderaan, pengumpulan data dalam bidang medis, alarm peringatan kebakaran (asap) dan penyusup, building automationhome automation, dan lain sebagainya. Jaringan yang dihasilkan kemudian ini nantinya hanya membutuhkan daya yang rendah. 

Berikut merupakan beberapa area untuk aplikasi ZigBee:
  • Hiburan dan Pengawasan Rumah Tangga – smart lighting, pengendali temperatur, pengawasan dan keamanan, leisure (filmdan lagu)
  • Jaringan Sensor Nirkabel – dimulai dengan sensor individual seperti Telosb/Tmote dan Iris dari Memsic

ZigBee memiliki 3 topologi model jaringan yaitu topologi star, Mesh (Peer to Peer) serta Cluster Tree
    


                  Gambar 4. Model Topologi Jaringan

Beberapa karekteristik dari ZigBee adalah sebagai berikut
  • Bekerja pada Frekuensi 2,4 GHz, 868MHz dan 915MHz, dimana ketiga rentang frekuensi ini merupakan rentang frekuensi yang gratis yaitu 2,4-2.4835 GHz, 868 – 870 MHZ, dan 902-928MHz. dan tiap lebar frekuensi tersebut dibagi menjadi 16 channel. Untuk frekuensi 2.4 GHZ digunakan hamper diseluruh dunia, sedangkan aplikasi untuk rentang frekeunsi 868MHz digunakan di daearah eropa, sedangkan 915 MHz digunakan pada daerah amerika utara, Austaralia dan lain-lain[2].
  • Mempunyai konsumsi daya yang rendah 
  • Maksimum transfer rate untuk tiap data pada tiap lebar pita adalah sebagai 
  • berikut 250Kbps untuk 2.4GHz, 40 kbps untuk 915 MHz, dan 20Kbps untuk 
  • 868 MHz.
  • Mempunyai Throughput yang tinggi dan dan latency yang rendah untuk duty 
  • cycle yang kecil.
  • Data yang realible karena memilki hand-shaked protocol untuk data transfer.
  • Mempunyai beberapa jenis topologi seperti pear to pear, mesh, dll.



Fungsi utama dari JSN adalah untuk menghubungkan antar sensor supaya membentuk suatu jaringan sehingga lebih mudah dikontrol dan di-monitoringTeknologi JSN, cenderung membutuhkan bandwidth yang sempitsehingga penggunaan protocol Zigbee pada teknologi ini cendetung lebih hemat daya jika dibandingkan dengan teknologi nirkabel lain. Perbandinganprotokol WiFi, Bluetooth, dan Zigbee  menurut (Kazem et al, 2007) adalah seperti pada tabel 1.

Tabel 1. Perbandingan Jaringan Nirkabel



 ZigBee memiliki 3 perangkat, yakni :
  • ZigBee Coordinator (ZC): Perangkat yang paling ulung, dimana koordinatornya membentuk pangkal dari jaringan yang menjembataninya ke jaringan-jaringan lain. Tepatnya terdapat satu koordinator ZigBee pada tiap jaringan, karena alat ini adalah alat yang menjalankan jaringan dari awal. Alat ini juga dapat menyimpan informasi mengenai jaringan, termasuk di antaranya pula bertindak sebagai trust center dan respositori untuk kunci keamanan.
  • ZigBee Router (ZR): Selain dari menjalankan fungsi aplikasi,Router juga dapat bertindak sebagai perantara, yang dapat menyampaikan data dari perangkat yang satu ke perangkat yang lain.
  • ZigBee End Device (ZED): Memiliki fungsi untuk menyampaikan pada parent node (baik koordinator maupun router), yang mana, alat ini tidak dapat merelay data dari perangkat atau lainnya. Hubungan ini memungkinkan simpul untuk berada dalam keadaan padam dalam waktu yang cukup lama, sehingga menghasilkandaya baterai yang lebih tahan lama. ZED hanya membutuhkanmemori dalam jumlah kecil, oleh karena itu produksinya dapat lebih murah dibandingkan dengan ZC dan ZR.



ZigBee memilki 3 cara dalam pertukaran data, yaitu:
  • Data yang dikirim periodik, maskdunya adalah data dikirim dengan waktu yang telah ditentukan, contohnya pada sensor, dimana sensor aktif, kemudian membaca data dan mengrimkannya, dan kemudian akan kembali tidak aktif (Sleep mode).
  • Data yang dikirim berselang waktu yang sesuai. Contohnya dapat kita lihat pada alat pendeteksi kebakaran, dimana alat tersebut hanya perlu mengirimkan data pada saat diperlukan.
  • Data dikirimkan secara berulang dengan kecepatan yang tetap. Hal ini akan sangat bergantung dengan time slot yang dialokasikan, atau biasa yang disebut GTS( guaranteed time slot).


Dengan fitur yang dimiliki oelh ZigBee sekarang, mungkin saja bahwa kedepannya 
komunikasi antara device secara wireless akan semakin berkembang. Beberapa peralatan 
akan semakin minim menggunakan media kabel, seperti sensor akan dapat di atur secara 
wireles. Dengan Konsumsi daya yang randah maka akan sangat cocok ZigBee digunakan 
sebagai alat yang hanya perlu di install dan dapat di maintance hingga berbulan-bukan 
kemudian. ZigBee bedasarkan IEEE 802.15.4 didesain untuk aplikasi yang hanya 
membutuhkan transfer data yang rendah atau tidak selalu mengirimkan data, dan juga 
membutuhkan daya yang rendah dalam aplikasinya sehingga dapat bertahan lama.

skian dan trimakasih..... ^_^
;)

DATA FLOW DIAGRAM

 Data Flow Diagram (DFD) adalah representasi grafik dari sebuah sistem. DFD menggambarkan komponen-komponen sebuah sistem, aliran-aliran data di mana komponen-komponen tersebut, dan asal, tujuan, dan penyimpanan dari data tersebut.

Kita dapat menggunakan DFD untuk dua hal utama, yaitu untuk membuat dokumentasi dari sistem informasi yang ada, atau untuk menyusun dokumentasi untuk sistem informasi yang baru.
Empat simbol yang digunakan :

Ada 3 (tiga) jenis DFD, yaitu ;
  • Context Diagram (CD)
  • DFD Fisik
  • DFD Logis

DFD Level
            DFD dapat digambarkan dalam Diagram Context dan Level n. Huruf n dapat menggambarkan level dan proses di setiap lingkaran.
  • Diagram Context
  • Diagram Level n
  • DFD Logis
  • DFD Fisik

Context Diagram (CD)
Jenis pertama Context Diagram, adalah data flow diagram tingkat atas (DFD Top Level), yaitu diagram yang paling tidak detail, dari sebuah sistem informasi yang menggambarkan aliran-aliran data ke dalam dan ke luar sistem dan ke dalam dan ke luar entitas-entitas eksternal. (CD menggambarkan sistem dalam satu lingkaran dan hubungan dengan entitas luar. Lingkaran tersebut menggambarkan keseluruhan proses dalam sistem).
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggambar CD;
  • Terminologi sistem :
  • Batas Sistem adalah batas antara “daerah kepentingan sistem”.
  • Lingkungan Sistem adalah segala sesuatu yang berhubungan atau mempengaruhi sistem tersebut.
  • Interface adalah aliran yang menghubungkan sebuah sistem dengan linkungan sistem tersebut.
Sebagai contoh, dalam gambar 1.
  • Menggunakan satu simbol proses,
Catatan:
Yang masuk didalam lingkaran konteks (simbol proses) adalah kegiatan pemrosesan informasi (Batas Sistem). Kegiatan informasi adalah mengambil data dari file, mentransformasikan data, atau melakukan filing data, misalnya mempersiapkan dokumen, memasukkan, memeriksa, mengklasifikasi, mengatur, menyortir, menghitung, meringkas data, dan melakukan filing data (baik yang melakukan secara manual maupun yang dilakukan secara terotomasi).
  • Nama/keterangan di simbol proses tersebut sesuai dengan fungsi sistem tersebut,
  • Antara Entitas Eksternal/Terminator tidak diperbolehkan komunikasi langsung
  • Jika terdapat termintor yang mempunyai banyak masukan dan keluaran, diperbolehkan untuk digambarkan lebih dari satu sehingga mencegah penggambaran yang terlalu rumit, dengan memberikan tanda asterik ( * ) atau garis silang ( # ).
  • Jika Terminator mewakili individu (personil) sebaiknya diwakili oleh peran yang dipermainkan personil tersebut.
  • Aliran data ke proses dan keluar sebagai output keterangan aliran data berbeda.

Diagram Level n / Data Flow Diagram Levelled
            Dalam diagram n DFD dapat digunakan untuk menggambarkan diagram fisik maupun diagram diagram logis. Dimana Diagram Level nmerupakan hasil pengembangan dari Context Diagram ke dalam komponen yang lebih detail tersebut disebut dengan top-down partitioning. Jika kita melakukan pengembangan dengan benar, kita akan mendapatkan DFD-DFD yang seimbang. Sebagai contoh, gambar 1.1, gambar 1.2, gambar 1.3, gambar 1.4 dan gambar 1.5.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat DFD ialah:
  • Pemberian Nomor pada diagram level n dengan ketentuan sebagai berikut:
  • Setiap penurunan ke level yang lebih rendah harus mampu merepresentasikan proses tersebut dalam sepesifikasi proses yang jelas. Sehingga seandainya belum cukup jelas  maka seharusnya diturunkan ke level yang lebih rendah.
  • Setiap penurunan harus dilakukan hanya jika perlu.
  • Tidak semua bagian dari sistem harus diturunkan dengan jumlah level yang sama karena yang kompleks bisa saja diturunkan, dan yang sederhana mungkin tidak perlu diturunkan. Selain itu, karena tidak semua proses dalam level yang sama punya derajat kompleksitas yang sama juga.
  • Konfirmasikan DFD yang telah dibuat pada pemakai dengan cara top-down.
  • Aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses di level n harus berhubungan dengan aliran data yang masuk dan keluar pada level n+1. Dimana level n+1 tersebut mendefinisikan sub-proses pada level n tersebut.
  • Penyimpanan yang muncul pada level n harus didefinisikan kembali pada level n+1, sedangkan penyimpanan yang muncul pada level n tidak harus muncul pada level n-1 karena penyimpanan tersebut bersifat lokal.
  • Ketika mulai menurunkan DFD dari level tertinggi, cobalah untuk mengidentifikasi external events dimana sistem harus memberikan respon. External events dalam hal ini berarti suatu kejadian yang berkaitan dengan pengolahan data di luar sistem, dan menyebabkan sistem kita memberikan respon.
  • Jangan menghubungkan langsung antara satu penyimpanan dengan penyimpanan lainnya (harus melalui proses).
  • Jangan menghubungkan langsung dengan tempat penyimpanan data dengan entitas eksternal / terminator (harus melalui proses), atau sebaliknya.
  • Jangan membuat suatu proses menerima input tetapi tidak pernah mengeluarkan output yang disebut dengan istilah “black hole”.
  • Jangan membuat suatu tempat penyimpanan menerima input tetapi tidak pernah digunakan untuk proses.
  • Jangan membuat suatu hasil proses yang lengkap dengan data yang terbatas yang disebut dengan istilah “magic process”.
  • Jika terdapat terminator yang mempunyai banyak masukan dan keluaran, diperbolehkan untuk digambarkan lebih dari satu sehingga mencegah penggambaran yang terlalu rumit, dengan memberikan tanda asterik ( * ) atau garis silang ( # ), begitu dengan bentuk penyimpanan.
  • Aliran data ke proses dan keluar sebagai output keterangan aliran data berbeda.

DFD Fisik
            Adalah representasi grafik dari sebuah sistem yang menunjukan entitas-entitas internal dan eksternal dari sistem tersebut, dan aliran-aliran data ke dalam dan keluar dari entitas-entitas tersebut. Entitas-entitas internal adalah personel, tempat (sebuah bagian), atau mesin (misalnya, sebuah komputer) dalam sistem tersebut yang mentransformasikan data. Maka DFD fisik tidak menunjukkan apa yang dilakukan, tetapi menunjukkan  dimana, bagaimana, dan oleh siapa proses-proses dalam sebuah sistem dilakukan. (Tidak Bahas).
Perlu diperhatikan didalam memberikan keterangan di lingkaran-lingkaran (simbol proses) dan aliran-aliran data (simbol aliran data) dalam DFD fisik menggunakan label/keterangan dari kata benda untuk menunjukan bagaimana sistem mentransmisikan data antara lingkaran-lingkaran tersebut.
Misal :
Aliran Data     : Kas, Formulir 66W, Slip Setoran
Proses              : Cleck Penjualan, Kasir, Pembukuan, dll.

DFD Logis
            Adalah representasi grafik dari sebuah sistem yang menunjukkan proses-proses dalam sistem tersebut dan aliran-aliran data ke dalam dan ke luar dari proses-proses tersebut. Kita menggunakan DFD logis untuk membuat dokumentasi sebuah sistem informasi karena DFD logis dapat mewakili logika tersebut, yaitu apa yang dilakukan oleh sistem tersebut, tanpa perlu menspesifikasi dimana, bagaimana, dan oleh siapa proses-proses dalam sistem tersebut dilakukan.
            Keuntungan dari DFD logis dibandingkan dengan DFD fisik adalah dapat memusatkan perhatian pada fungsi-funsi yang dilakukan sistem.
Perlu diperhatikan di dalam pemberian Keterangan/ Label;
  • Lingkaran-lingkaran (simbol proses) menjelaskan apa yang dilakukan sistem
Misal : Menerima Pembayaran, Mencatat Penjualan, Membandingkan kas dan Daftar Penerimaan, Mempersiapkan Setoran, dll.
  • Aliran-aliran data (simbol aliran data) menggambarkan sifat data.
Misal : Pembayaran (bukan “Cek”, “Kas”, “ Kartu Kredit”
                  Jurnal Penjualan (bukan “Buku Penjualan”), dll

Usulan dari analis ( berupa DFD dalam bab 4 ), beberapa hal yang umum yang mendapat perhatian dalam mendesain baru tersebut ialah:
  • Menggabungkan beberapa tugas menjadi Satu
  • Master Detail Update
  • Meminimalkan tugas-tugas yang tidak penting
  • Menghilangkan tugas-tugas yang duplikat
  • Menambahkan proses baru
  • Meminimalkan proses input
  • Menetapkan bagian mana yang harus dikerjakan komputer dan bagian mana yang harus dikerjakan manual.

pengertian terminal service pada control panel

Apa sih Windows Event Logs itu? Sebagaimana yang difahami oleh saya pribadi Event Logs Windows merupakan catatan atau laporan pada komputer yang bersistem operasi Windows. Event Logs dibuat bertujuan agar si pengguna dapat melihat aktivitas apa saja yang terjadi pada komputernya. Biasanya aktivitas yang dicatat pada Event Logs berhubungan dengan sistem keamanan. Pencatatan pada Event Logs meliputi aktivitas Hardware, Perangkat Lunak, dan Sistem Operasi.

Application Log
Application Log berisi laporan aktivitas suatu program aplikasi yang terinstal di komputer. Contoh: ketika ada permasalahan pada browser Mozilla Firefox, maka si komputer akan melaporkan permasalahan tersebut kepada pengguna yang tercatat dalam Event Log Application ini. Pencatatan Application Log ditentukan oleh si pengembang aplikasinya.
Security Log
Pencatatan pada Security Log berhubungan dengan keamanan komputer sehingga ketika ada aktivitas mencurigakan misalnya ada kesalahan login komputer maka akan dicatat pada log ini. Pokoknya semua aktivitas yang berhubungan dengan administrator seperti contoh lainnya pembuatan user baru, penghapusan user, pengeditan user akan tertulis laporannya di Security Log.
System Log
System Log berisi peristiwa yang dicatat oleh sistem operasi Windows. Misalkan ketika driver bermasalah dan gagal dijalankan pada saat startup, atau koneksi internet yang tiba-tiba putus, semua akan tercatat di System Log yang bisa pengguna lihat laporannya di Event Logs Windows.

Cara Melihat Event Logs Windows

Event Logs memang oleh kebanyakan orang dirasa tidak begitu penting, namun adakalanya ketika kita menemukan permasalahan pada komputer dan bermaksud untuk memperbaiki error tersebut kita dituntu untuk mengetahui problem apa yang sebenarnya terjadi pada komputer kita tersebut, salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan membuka catatan laporan pada Event Logs ini.

Cara Melihat Event Logs Pada Windows 8 dan Windows 7

Bagi pengguna Windows 8 dan Windows 7 membuka Event Logs sangat mudah, berikut caranya:
  • Ketikkan “Event Logs” pada Start Menu lalu pada menu Settings akan muncul “View Event Logs”
  • Klik View Event Logs tersebut kemudian akan terbuka aplikasi Event Viewer
  • Di bagian kiri ada beberapa menu, kita pilih Windows Logs
  • Log akan terbuka menurut typenya masing-masing. Pada Windows 8 ada tambahan type selain yang telah dijelaskan di atas. Tambahan tersebut adalah Setup Log.
Cara Melihat Event Logs Windows 8 dan Windows 7

Cara Melihat Event Logs Pada Windows XP

Cara melihat Event Logs pada Windows XP agak sedikit berbeda dengan Windows 8 dan Windows 7, berikut ini caranya:
  • Klik Start Menu, Kemudian klik Control Panel.
  • Klik Performance and Maintenance
  • Pilih Administrative Tools
  • Double Klik COmputer Management
  • Pada bagian kiri klik System Tools kemudian pilih menu Event Viewer, kita akan melihat catatan log menurut tipe lognya masing-masing.
Cara Melihat Event Logs Windows XP
Itulah Informasi Log tersebut terbagi 3 jenis status, error, warning, dan information. Semoga artikel ini bisa membantu anda yang sedang mengalami masalah pada komputernya.

SIKAP DAN KEPRIBADIAN


PENGERTIAN SIKAP


Sikap (Attitude) adalah:
* Cara seseorang melihat sesuatu yang mengarah pada perilaku yang ditujukan pada orang lain, ide, objek dan kelompok tertentu.
*Cara seseorang mengkomunikasikan suasana hati kepada orang lain dan juga merupakan cerminan jiwa.
Pengertian Sikap Keyakinan (aspek kognitif) Komponen yang berisi apa yang diyakini benar dan apa yang difikirkan orang ttg suatu objek sikap. Apa yg difikirkan dan diyakini belum tentu benar. Aspek keyakinan yang positif akan
menumbuhkan sikap positif, demikian pula sebaliknya.
KOMPONEN SIKAP
* Perasaan (Aspek afektif) yaitu Perasaan senang atau tidak adalah komponen yang penting dalam
pembentukan sikap. Menurut para ahli mengatakan bahwa sikap itu adalah semata-mata refleksi dari perasaan senang/tidak senang terhadap objek sikap.
* Perilaku (Aspek konotatif) yaitu Bila seseorang menyenangi suatu objek, maka ada kecendrungan orang tsb mendekati objek tsb dan sebaliknya.
BENTUK-BENTUK SIKAP  
A. Sikap Positif Merupakan perwujudan nyata dari suasana jiwa yang  memperhatikan pada hal-hal yang positif. Lebih mengutamakan :  kegiatan kreatif daripada yang menjemukan, kegembiraan daripada kesedihan,  harapan daripada keputus asaan
B. Sikap Negatif , Sikap negative harus di  hindari,karena hal ini mengarahkan seseorang pada kesulitan dan kegagalan Lebih dari sekedar bermuka sedih Merupakan sesuatu yang di sampaikan oleh seseorang kepada orang lain yang  menunjukkan ketidak ramahan, tidak menyenangkan dan tidak memiliki kepercayaan diri. 
.
Langkah-langkah untuk menghilangkan
sikap negatif
A. Belajar mengenalinya.bersikap jujur terhadap diri anda sendiri. Tanyalah pada seseorang yang anda percaya dan hargai.
B.Akui bahwa anda melakukannya bila anda melihat sikap tersebut pada diri anda.
USAHA MENUJU SIKAP POSITIF
A.Tumbuhkan pada diri anda suatu motif yang kuat Selalu mengingatkan diri anda bahwa sesuatu yang positif akan di peroleh dari kebiasaan baru.
B.Jangan biarkan perkecualian terjadi sebelum kebiasaan baru mengakar dikehidupan anda.setiap perubahan sama dengan membiarkan suatu bola benang yang baru saja selesai di gulung terjatuh,dan kita harus memulai
kembali menggulung benang tersebut hingga kembali seperti semula.
C.Berlatih pada setiap kesempatan. Lakukan berdasarkan pemecahan anda.pada waktu awal,semangat perlu di
tingkatkan,secara sadar melihat kemungkinan –kemungkinan untuk melatih keterampilan anda sebanyak mungkin.
KepribadianDalam diri manusia memiliki 4 daerah pengenalan diri
yang dikenal dengan istilah Johari Window (Jendela
Johari).
1. Daerah Terbuka (open)
2. Daerah Buta (blind)
3. Daerah Tertutup (hidden)
4. Daerah Gelap (unknown)
PENGENALAN DIRIPengenalan diri akan lebih baik bila daerah terbuka dan
daerah tertutup dapat lebih dikenal dengan cara introspeksi.
Daerah buta dan daerah gelap bisa diperkecildengan  cara umpan balik /menggunakan pemeriksaan Psikolog. Umpan balik merupakan proses dimana seseorang memberitahukan berdasarkan pengamatan dan  perasaannya tentang tingkah laku seseorang.
Beberapa hambatan terhadap pengembangan potensi
diri yang berasal dari lingkungan dan diri pribadi:
1. Faktor penghambat dari lingkungan
      a. Sistem yang dianut Terkadang sistem yang berlaku dalam lingkungan
      kita (dalam pendidikan, pekerjaan), Misal : sistem senioritas dalam jenjang
      pendidikan.
      b. Tanggapan, sikap atau kebiasaan dalam
      lingkungan kebudayaan.  Terkadang tradisi/kebiasaan yang berlaku
      menghambat perujudan perkembangan seseorang.
      Misal : Peran istri dalam perkawinan biasanya
     sebagai ibu rumah tangga sehingga sulit bagi istri
     untuk mengembangkan diri dalam bidang profesi
     lain yang diminatinya.
2. Faktor penghambat yang berasal dari diri individu  sendiri.
a Individu kurang termotivasi
b. Ada keengganan untuk menelaah diri sendiri
c. Takut menerima kenyataan bahwa ia memiliki
kekurangan/kelebihan dalam dirinya
Konsep Diri Menyebabkan seseorang mengalami kesulitan dalam berbicara
dengan orang lain :
 Sulit mengakui kesalahan
 Kurang mampu mengungkapkan perasaan dengan cara yang wajar
 Sulit menerima kritik dari orang lain
 Cenderung merasa tidak diperhatikan dan tidak disenangi orang lain, karna itulah ia beraksi sebagai musuh, sehingga      tidak dapat melahirkan kehangatan dan keakraban persahabatan.


TERIMA KASIH ^_^

Suaka margawatwa di indonesia

Suaka margawatwa di indonesia
No
Nama Suaka Margasatwa
Tempat
Fauna
S u m a t e r a
1
Bengkalis, Riau
Gajah
siamang 
kera ekor panjang 
biawak
 uIar Sanca 
dan aneka burung seperti rangkong
2
BARUMUN
Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
gajah,
harimau,
beruang,
 siamang
3
Bukit BATU
Bengkalis, Riau
harimau Sumatera Orangutan,
Tapir,
Badak Jawa
4
Tasik BELAT
Bengkalis, Riau
Harimau Sumatera
Keluang
Srigunting Hitam
5
BENTAYAN
Banyuasin, Sumatera Selatan
gajah,
tapir,
beruang madu,
rusa,
 kijang,
 babi hutan,
kera ekor panjang, bajing tanah,
elang hitam.
6
Danau Pulau BESAR–BAWAH
Bengkalis, Riau
ikan arwana
monyet ekor panjang, beruang madu,
dan burung
7
Tasik BESAR–METAS
Indragiri Hilir, Riau
harimau Sumatera
 ikan arwana,
 buaya muara
dan beruang madu 
8
DANGKU
Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
harimau sumatera, beruang madu, rusa,
kera ekor panjang, buaya
burung rangkong burung elang hitam
9
Pusat Pelatihan GAJAH
Bengkalis, Riau
Tempat perkembangbiakan gajah
10
GIAM SIAK KECIL
Bengkalis, Riau.
Gajah Sumatra harimau Sumatra beruang madu buaya muara
11
GUMAI PASEMAH
Lahat, Sumatera Selatan
Tupai
Sciuridae (sejenis tupai kecil)
Tikus besar
Tikus besar ekor panjang
12
ISAU-ISAU PASEMAH
Lahat, Sumatera Selatan
Kambing hutan,
 rusa,
tapir,
siamang,
beruk semundi,
ular
13
KARANGGADING-LANGKAT TIMUR LAUT 
Langkat, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Babi Hutan
Rusa
Siamang
Kambing hutan
Enggang
Pergam
14
KERUMUTAN
Kampar, Indragiri Hulu, Riau.
betet
 endemik,
15
Tasik Tanjung PADANG
Bengkalis, Riau.
harimau
gajah
16
PAGAI SELATAN
Pesisir Selatan (Kepulauan Mentawai), Sumatera Barat.
ular sanca kembang 
 ular sendok Jawa alias kobra Jawa ularwelang 
ular kadut belang 
17
Gunung RAYA
Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
gajah,
 badak sumatra
18
Bukit RIMBANG-BALING
Kampar, Riau.
Jenis kucing besar
19
Tasik SERKAP-SARANG BURUNG
Indragiri Hilir, Pelalawan, Riau
bangau
tongtong
elang
harimau
 tapir
 gajah
20
Rawa SINGKIL
Aceh Selatan, NAD
Buaya
Ular kobra sumatera
Ular sanca
Orang utan
21
SIRANGGAS
Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
Harimau Sumatera, Rusa,
 Kiah-kiah,
Kancil,
Beruang
Trenggiling
22
Padang SUGIHAN
Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
Gajah, siamang, rusa, kijang, kancil, beruk, kera, bajing tanah, bajing terbang, labi-labi, buaya muara, rangkong, pecuk ular, bangau tong-tong, raja udang. Ikan tembakang, sepat siam, sepat rawa, lele, gabus, toman
23
Dolok SURUNGAN
Tapanuli Utara, Sumatera Utara
Rusa,
Babi Hutan,
Harimau Sumatera, Landak,
 Elang,
Siamang 
J a w a
24
Muara ANGKE
Jakarta Utara, DKI Jakarta
Ikan asin
Ikan pindang
Ikan asap
25
BAWEAN
Surabaya, Jawa Timur
Pengembang biakan Rusa
26
CIKEPUH
Sukabumi, Jawa Barat.
Penyu hijau
 Banteng
Rusa
Kancil
Babi hutan
Owa
Kera
Lutung
burung Kangkareng
burung Rangkong
burung Udang
burung kuntul Karang
burung Bangau Putih Susu
burung Merak
burung Elang
biawak
dan ular Beusi
27
PALIYAN
Gunung Kidul, DI Yogyakarta
burung perancah
jalak Bali tiga jenis kasuari kakatua hitam burung-burung cenderawasih
buaya-buaya
28
Pulau RAMBUT
Jakarta Utara, DKI Jakarta
Berbagai jenis burung
29
Gunung SAWAL
Ciamis, Jawa Barat
harimau lodaya
macan tutul
30
SENDANGKERTA
Tasikmalaya, Jawa Barat
mamalia besar, primata, burung, atau reptil
31
Gunung TUNGGANGAN
Sragen, Jawa Tengah
singa
32
Dataran Tinggi YANG
 Jember, Probolinggo, JAWA TIMUR
babi hutan
kucing hutan
macan tutul
anjing hutan
kijang
rusa
merak
ayam hutan
pergam
seran
kepondang hutan kutilang gunung
K a l i m a n t a n
33
Pulau KAGET
Barito Kuala, Kalimantan Selatan
kera hidung panjang 
34
LAMANDAU;
Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah
Orangutan 
Owa-owa 
Bekantan 
. Kancil 
Beruang Madu
Burung Raja Udang
Burung Rangkong
Burung Cucak Rowo
35
Kuala LUPAK-NUSA GEDE PANJALU
Barito Kuala, Kalimantan Selatan
harimau Sumatra
macan dahan
Bekantan
orangutan
36
PLEIHARI-TANAH LAUT
Tanah Laut, Kalimantan Selatan
bekatan
kera
kijang
rusa
babi
rangkong badak
tong tong
owa owa
kancil
beruang madu
kancil
buaya muara
37
Pulau SEMAMA
Berau, Kalimantan Timur
bangau
elang
pergam
kelelawar
dara laut
layang layang
N u s a  T e n g g a r a  T i m u r
38
ALE ASISIO
Timor Tengah Selatan, NTT
Kakak tua jambul kuning
Nuri
39
HARLU
Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Rusa Timur
Kakatua Kecil Jambul Kuning 
Nuri Raja Kembang
Walik Ratu 
 Pergam timur
Iasap Madu Australia
pelikan.     
40
KATERI
Belu, NTT.
rusa timur
kus kus
elang laut perut putih
hantu
elang
perkici
tekukur
biawak timor
41
Danau TUADALE
Kupang, NTT
ular sanca timor
biawal timor
beo
kakak tua putih kecil jambul kuning
bangau putih
ulung ulung
perkici dada kuning
burung camar
burung puyuh
alap alap
N u s a  T e n g g a r a  B a r a t
42
TAMBORAN SELATAN
Dompu, Nusa Tenggar Barat
Burung camar
beo
kakak tua jambul kuning
S u l a w e s i
43
Tanjung AMOLENGO
Kendari, Sulawesi Tenggara
rusa
monyet hitam
babi hutan
anoa
44
BAKIRIANG
Banggai, Sulawesi Tengah
Burung Maleo
45
Tanjung BATIKOLO
Kendari, Sulawesi Tenggara
burung maleo
kupu kupu liar
rusa
monyet hitam sulawesi
anoa daratan rendah
46
BUTON UTARA
Muna, Sulawesi Tenggara
anoa datarang rendah
anoa pegunungan
rusa
monyet buton
kus kus
maleo senkawor
47
DOLANGAN
Buol Toli-Toli, Sulawesi Tengah
burung dara laut
bangau putih
elang coklat
alap alap tikus
maleo
48
KARAKELANG UTARA-SELATAN
Sangihe Talaud, Sulawesi Utara
Maleo
Kakaktua
Elang
49
KOMARA
Takalar, Sulawesi Selatan
rusa
rangkong
babi hutan
musang
kus kus
50
LAMBUSANGO
Buton, Sulawesi Tenggara
anoa
kera hitam
rusa
kus kus
sapi liar
biawak
merpati hutan putih dan abu abu
musang sulawesi serindit sulawesi
51
LAMPOKO-MAMPIE
Polewali Mandar, Sulawesi Barat
Pelikan
Burung air
52
LOMBUYAN I/II
Banggai, Sulawesi Tengah
rusa
monyet hitam
anoa
babi rusa
musang
musang sulawesi
kuskus
53
Gunung MANEMBO-NEMBO
Minahasa, Sulawesi Utara
Anoa
Babi rusa
54
Tanjung MATOP-PINJAM
Buol Toli-toli, Sulawesi Tengah
Babi rusa
Anoa
Rusa
Musang
55
NANTU
Gorontalo, Nantu, GORONTALO
Babi rusa
Rusa
56
PATI-PATI
Banggai, Sulawesi Tengah
rusa
monyet hitam
enggang
gagak
kum kum
kea
57
Tanjung PEROPA


Kendari, Sulawesi Tenggara
anoa
maleo
rangkong
rusa
bangau hitam
kus kus
kera hitam sulawesi
biawak
58
SANTIGI
Donggala, SULAWESI TENGAH
Rangkong
Kera hitam sulawesi
Bangau hitam
M a l u k u
59
TANIMBAR
Maluku Tenggara, Maluku
jalak bali
kasuari
cendrawasih
60
Pulau BAUN
Maluku Tenggara, Maluku
Burung Cendrawasih Kuning Kecil Nuri Kepala Hitam
Kanguru Pohon
 Kakatua Raja
Kakatua Jambul Kuning
Kupu-kupu Raja
61
Pulau KASSA
Maluku Tengah, Maluku.
Burung gosong
62
Pulau KOBROR
Maluku Tenggara
cendrawasih kuning kecil
nuri kepala hitam
kakaktua  jambul kuning
63
Pulau MANUK
Maluku Tengah
elang laut perut putih
bintayong
angsa batu berkaki merah
pelikan
belibis
raja udang
P a p u a
64
ANGROMEOS
Paniai, Papua
penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
65
Pulau VENU
Fakfak, Papua Barat
lola
kima pasir
kima lubang
keong kepala kambing
keong terompet
nautilus berongga
lambis
ganggang laut
penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
66
Pulau DOLOK
Merauke, Papua
Ducula bicolor, Columba livia, Paradisea, Crocodylus porosus, Crocodylus novaguineae, Platalea regia, Probosciger atterimus, Cacatua pastinor, Casuarius casuarius, Threskipnis sp, Egretta picata, Plegadis falcinellus, Callidris ruficalis, Ephippiorhynchus asiaticus, Anseranas semipelmata
67
FOJA
Jayapura, Papua
buaya
kakatua
nuri
cendrawasih
kus kus
babi hutan
tikus tanah
68
JAMURSBA MEDI
Manokwari, Papua
penyu belimbing
penyu sisi
penyu sisik semu
penyu hijau
kangguru tanah
rusa babi hutan
landak irian
biawak
kakaktua putih jambul kuning 
cendrawasih
kakaktua raja
maleo
rangkong
69
JAYA WIJAYA
Jayawijaya, Papua
Maleo
Rangkong
Cendrawasih
Babi hutan
Kangguru
kakaktua
70
KOMOLON
Merauke, Papua
Penyu
Maleo
Cendrawasih
Biawak
Babi hutan
71
Tanjung MUBRANI-SIDEI-WIBAIN I/II
Manokwari, Papua
buaya
kakatua
nuri
cendrawasih
kus kus
babi hutan
tikus tanah
72
Kepulauan RAJA AMPAT
Fakfak, Papua
Cendrawasih
Babi hutan
Kangguru
kakaktua
73
SABUDA TATARUGA
Fakfak, Papua
penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
P u l a u   K o m o d o
74
Pulau komodo
Pulau Komodo
Komodo

vvSuaka margawatwa di indonesia
No
Nama Suaka Margasatwa
Tempat
Fauna
S u m a t e r a
1
Bengkalis, Riau
Gajah
siamang 
kera ekor panjang 
biawak
 uIar Sanca 
dan aneka burung seperti rangkong
2
BARUMUN
Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
gajah,
harimau,
beruang,
 siamang
3
Bukit BATU
Bengkalis, Riau
harimau Sumatera Orangutan,
Tapir,
Badak Jawa
4
Tasik BELAT
Bengkalis, Riau
Harimau Sumatera
Keluang
Srigunting Hitam
5
BENTAYAN
Banyuasin, Sumatera Selatan
gajah,
tapir,
beruang madu,
rusa,
 kijang,
 babi hutan,
kera ekor panjang, bajing tanah,
elang hitam.
6
Danau Pulau BESAR–BAWAH
Bengkalis, Riau
ikan arwana
monyet ekor panjang, beruang madu,
dan burung
7
Tasik BESAR–METAS
Indragiri Hilir, Riau
harimau Sumatera
 ikan arwana,
 buaya muara
dan beruang madu 
8
DANGKU
Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
harimau sumatera, beruang madu, rusa,
kera ekor panjang, buaya
burung rangkong burung elang hitam
9
Pusat Pelatihan GAJAH
Bengkalis, Riau
Tempat perkembangbiakan gajah
10
GIAM SIAK KECIL
Bengkalis, Riau.
Gajah Sumatra harimau Sumatra beruang madu buaya muara
11
GUMAI PASEMAH
Lahat, Sumatera Selatan
Tupai
Sciuridae (sejenis tupai kecil)
Tikus besar
Tikus besar ekor panjang
12
ISAU-ISAU PASEMAH
Lahat, Sumatera Selatan
Kambing hutan,
 rusa,
tapir,
siamang,
beruk semundi,
ular
13
KARANGGADING-LANGKAT TIMUR LAUT 
Langkat, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Babi Hutan
Rusa
Siamang
Kambing hutan
Enggang
Pergam
14
KERUMUTAN
Kampar, Indragiri Hulu, Riau.
betet
 endemik,
15
Tasik Tanjung PADANG
Bengkalis, Riau.
harimau
gajah
16
PAGAI SELATAN
Pesisir Selatan (Kepulauan Mentawai), Sumatera Barat.
ular sanca kembang 
 ular sendok Jawa alias kobra Jawa ularwelang 
ular kadut belang 
17
Gunung RAYA
Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan
gajah,
 badak sumatra
18
Bukit RIMBANG-BALING
Kampar, Riau.
Jenis kucing besar
19
Tasik SERKAP-SARANG BURUNG
Indragiri Hilir, Pelalawan, Riau
bangau
tongtong
elang
harimau
 tapir
 gajah
20
Rawa SINGKIL
Aceh Selatan, NAD
Buaya
Ular kobra sumatera
Ular sanca
Orang utan
21
SIRANGGAS
Tapanuli Tengah, Sumatera Utara
Harimau Sumatera, Rusa,
 Kiah-kiah,
Kancil,
Beruang
Trenggiling
22
Padang SUGIHAN
Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
Gajah, siamang, rusa, kijang, kancil, beruk, kera, bajing tanah, bajing terbang, labi-labi, buaya muara, rangkong, pecuk ular, bangau tong-tong, raja udang. Ikan tembakang, sepat siam, sepat rawa, lele, gabus, toman
23
Dolok SURUNGAN
Tapanuli Utara, Sumatera Utara
Rusa,
Babi Hutan,
Harimau Sumatera, Landak,
 Elang,
Siamang 
J a w a
24
Muara ANGKE
Jakarta Utara, DKI Jakarta
Ikan asin
Ikan pindang
Ikan asap
25
BAWEAN
Surabaya, Jawa Timur
Pengembang biakan Rusa
26
CIKEPUH
Sukabumi, Jawa Barat.
Penyu hijau
 Banteng
Rusa
Kancil
Babi hutan
Owa
Kera
Lutung
burung Kangkareng
burung Rangkong
burung Udang
burung kuntul Karang
burung Bangau Putih Susu
burung Merak
burung Elang
biawak
dan ular Beusi
27
PALIYAN
Gunung Kidul, DI Yogyakarta
burung perancah
jalak Bali tiga jenis kasuari kakatua hitam burung-burung cenderawasih
buaya-buaya
28
Pulau RAMBUT
Jakarta Utara, DKI Jakarta
Berbagai jenis burung
29
Gunung SAWAL
Ciamis, Jawa Barat
harimau lodaya
macan tutul
30
SENDANGKERTA
Tasikmalaya, Jawa Barat
mamalia besar, primata, burung, atau reptil
31
Gunung TUNGGANGAN
Sragen, Jawa Tengah
singa
32
Dataran Tinggi YANG
 Jember, Probolinggo, JAWA TIMUR
babi hutan
kucing hutan
macan tutul
anjing hutan
kijang
rusa
merak
ayam hutan
pergam
seran
kepondang hutan kutilang gunung
K a l i m a n t a n
33
Pulau KAGET
Barito Kuala, Kalimantan Selatan
kera hidung panjang 
34
LAMANDAU;
Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah
Orangutan 
Owa-owa 
Bekantan 
. Kancil 
Beruang Madu
Burung Raja Udang
Burung Rangkong
Burung Cucak Rowo
35
Kuala LUPAK-NUSA GEDE PANJALU
Barito Kuala, Kalimantan Selatan
harimau Sumatra
macan dahan
Bekantan
orangutan
36
PLEIHARI-TANAH LAUT
Tanah Laut, Kalimantan Selatan
bekatan
kera
kijang
rusa
babi
rangkong badak
tong tong
owa owa
kancil
beruang madu
kancil
buaya muara
37
Pulau SEMAMA
Berau, Kalimantan Timur
bangau
elang
pergam
kelelawar
dara laut
layang layang
N u s a  T e n g g a r a  T i m u r
38
ALE ASISIO
Timor Tengah Selatan, NTT
Kakak tua jambul kuning
Nuri
39
HARLU
Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Rusa Timur
Kakatua Kecil Jambul Kuning 
Nuri Raja Kembang
Walik Ratu 
 Pergam timur
Iasap Madu Australia
pelikan.     
40
KATERI
Belu, NTT.
rusa timur
kus kus
elang laut perut putih
hantu
elang
perkici
tekukur
biawak timor
41
Danau TUADALE
Kupang, NTT
ular sanca timor
biawal timor
beo
kakak tua putih kecil jambul kuning
bangau putih
ulung ulung
perkici dada kuning
burung camar
burung puyuh
alap alap
N u s a  T e n g g a r a  B a r a t
42
TAMBORAN SELATAN
Dompu, Nusa Tenggar Barat
Burung camar
beo
kakak tua jambul kuning
S u l a w e s i
43
Tanjung AMOLENGO
Kendari, Sulawesi Tenggara
rusa
monyet hitam
babi hutan
anoa
44
BAKIRIANG
Banggai, Sulawesi Tengah
Burung Maleo
45
Tanjung BATIKOLO
Kendari, Sulawesi Tenggara
burung maleo
kupu kupu liar
rusa
monyet hitam sulawesi
anoa daratan rendah
46
BUTON UTARA
Muna, Sulawesi Tenggara
anoa datarang rendah
anoa pegunungan
rusa
monyet buton
kus kus
maleo senkawor
47
DOLANGAN
Buol Toli-Toli, Sulawesi Tengah
burung dara laut
bangau putih
elang coklat
alap alap tikus
maleo
48
KARAKELANG UTARA-SELATAN
Sangihe Talaud, Sulawesi Utara
Maleo
Kakaktua
Elang
49
KOMARA
Takalar, Sulawesi Selatan
rusa
rangkong
babi hutan
musang
kus kus
50
LAMBUSANGO
Buton, Sulawesi Tenggara
anoa
kera hitam
rusa
kus kus
sapi liar
biawak
merpati hutan putih dan abu abu
musang sulawesi serindit sulawesi
51
LAMPOKO-MAMPIE
Polewali Mandar, Sulawesi Barat
Pelikan
Burung air
52
LOMBUYAN I/II
Banggai, Sulawesi Tengah
rusa
monyet hitam
anoa
babi rusa
musang
musang sulawesi
kuskus
53
Gunung MANEMBO-NEMBO
Minahasa, Sulawesi Utara
Anoa
Babi rusa
54
Tanjung MATOP-PINJAM
Buol Toli-toli, Sulawesi Tengah
Babi rusa
Anoa
Rusa
Musang
55
NANTU
Gorontalo, Nantu, GORONTALO
Babi rusa
Rusa
56
PATI-PATI
Banggai, Sulawesi Tengah
rusa
monyet hitam
enggang
gagak
kum kum
kea
57
Tanjung PEROPA


Kendari, Sulawesi Tenggara
anoa
maleo
rangkong
rusa
bangau hitam
kus kus
kera hitam sulawesi
biawak
58
SANTIGI
Donggala, SULAWESI TENGAH
Rangkong
Kera hitam sulawesi
Bangau hitam
M a l u k u
59
TANIMBAR
Maluku Tenggara, Maluku
jalak bali
kasuari
cendrawasih
60
Pulau BAUN
Maluku Tenggara, Maluku
Burung Cendrawasih Kuning Kecil Nuri Kepala Hitam
Kanguru Pohon
 Kakatua Raja
Kakatua Jambul Kuning
Kupu-kupu Raja
61
Pulau KASSA
Maluku Tengah, Maluku.
Burung gosong
62
Pulau KOBROR
Maluku Tenggara
cendrawasih kuning kecil
nuri kepala hitam
kakaktua  jambul kuning
63
Pulau MANUK
Maluku Tengah
elang laut perut putih
bintayong
angsa batu berkaki merah
pelikan
belibis
raja udang
P a p u a
64
ANGROMEOS
Paniai, Papua
penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
65
Pulau VENU
Fakfak, Papua Barat
lola
kima pasir
kima lubang
keong kepala kambing
keong terompet
nautilus berongga
lambis
ganggang laut
penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
66
Pulau DOLOK
Merauke, Papua
Ducula bicolor, Columba livia, Paradisea, Crocodylus porosus, Crocodylus novaguineae, Platalea regia, Probosciger atterimus, Cacatua pastinor, Casuarius casuarius, Threskipnis sp, Egretta picata, Plegadis falcinellus, Callidris ruficalis, Ephippiorhynchus asiaticus, Anseranas semipelmata
67
FOJA
Jayapura, Papua
buaya
kakatua
nuri
cendrawasih
kus kus
babi hutan
tikus tanah
68
JAMURSBA MEDI
Manokwari, Papua
penyu belimbing
penyu sisi
penyu sisik semu
penyu hijau
kangguru tanah
rusa babi hutan
landak irian
biawak
kakaktua putih jambul kuning 
cendrawasih
kakaktua raja
maleo
rangkong
69
JAYA WIJAYA
Jayawijaya, Papua
Maleo
Rangkong
Cendrawasih
Babi hutan
Kangguru
kakaktua
70
KOMOLON
Merauke, Papua
Penyu
Maleo
Cendrawasih
Biawak
Babi hutan
71
Tanjung MUBRANI-SIDEI-WIBAIN I/II
Manokwari, Papua
buaya
kakatua
nuri
cendrawasih
kus kus
babi hutan
tikus tanah
72
Kepulauan RAJA AMPAT
Fakfak, Papua
Cendrawasih
Babi hutan
Kangguru
kakaktua
73
SABUDA TATARUGA
Fakfak, Papua
penyu sisik
penyu hijau
dara laut
elang laut
camar dara
P u l a u   K o m o d o
74
Pulau komodo
Pulau Komodo
Komodo
vv

link uma

Universitas Medan Area UMA Universitas Medan Area BAA BAU BAK TEKNIK SIPIL ELEKTRO MESIN ARSITEKTUR INDU...